Jumat, 11 Februari 2011

BP BATAM AKAN MEMBUAT "BATAM SINGLE WINDOW PERMIT"

BP Batam akan membuat terobosan baru di bidang perizinan dengan akan membuat " Batam Single Window Permit" atau yang disingkat dengan BSWP. Batam Single Window Permit merupakan suatu portal perizinan yang akan mengintegrasikan semua perizinan yang ada di Batam, baik perizinan dari BP Batam, Pemko Batam, Instansi pusat seperti Bea Cukai, Kantor Pajak dan Emigrasi serta perizinan yang dikeluarkan oleh Provinsi KEPRI.

Sistem perizinan yang terintegrasi ini semuanya di bangun dengan teknologi WEB.2 dan berbasiskan website, sehingga para pengusaha yang akan melakukan permohonan perizinan secara online dari masing-masing kantornya.

Cikal bakal dari Portal BSWP adalah aplikasi Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB) yang saat ini sedang disosialisasikan oleh BP Batam yang diharapkan dapat di implementasikan secara menyeluruh pada awal bulan April 2011.

Para stake holder di kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun serta Provinsi KEPRI diharapkan dapat memberikan dukungan akan terwujudnya Portal BSWP.

Tujuan dari Portal BSWP adalah untuk mempermudah pelayanan yang diberikan oleh pemerintah kepada para pengusaha untuk berinvestasi di Batam terutama pengusaha PMDN, PMA dan Nos Fasilitas.

BP Batam akan melengkapi sarana infrastruktur, terutama jaringan fiber optic ke instansi yang mengeluarkan perizinan seperti Pemko Batam, Bea Cukai, Kantor Pajak, Kantor Emigrasi dan instansi lainnya.

Sistem ini akan di letakan di IT Center BP Batam di Data Center yang merupakan fasilitas IT yang termoderen di Provinsi KEPRI. Data Center BP Batam sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu Disaster Recovery Center (DRC) untuk Indonesia Bagian Barat.

Saat ini beberapa kementrian dari pemerintah pusat sudah meletakkan server back up di data center BP Batam yaitu Kementrian Kominfo (e-gov dan e-proc se Indonesia), Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sistem Informasi TKI), BPPT/IPTEKNET, Kementrian Dalam Negeri untuk aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan/SIAK untuk seluruh Indonesia.

Diharapkan dengan adanya data center dan IT Center di Batam, akan memberikan dampak yang besar kepada perkembangan teknologi IT dikawasan FTZ BBK dan provinsi KEPRI.

0 komentar:

Poskan Komentar